Dakwah Digital – KUA Pusaka Setiabudi
  • Selamat Datang di Website Layanan KUA Setiabudi Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan. Melalui laman resmi ini, kami menghadirkan pusat informasi dan pelayanan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat.
Rabu, 4 Maret 2026

Dakwah Digital

Dakwah Digital
Bagikan

Dakwah merupakan usaha peningkatan pemahaman keagamaan untuk mengubah pandangan hidup, sikap batin dan perilaku umat yang tidak sesuai dengan ajaran Islam menjadi sesuai dengan tuntutan syariat untuk memperoleh kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat (Munir & Ilaihi, 2015). Untuk mencapai tujuan dakwah, maka da‟i harus mengorganisir unsur-unsur dakwah secara efektif dan efisien, salah satunya media dakwah. Terkait dengan penggunaan media dakwah, saat ini internet menjadi media yang efektif. Mengingat jangkauan internet yang sangat luas dan beragam informasi yang dapat menembus ruang dan waktu (Ilaihi, 2010).  Fenomena dakwah digital mulai berkembang di Indonesia sejak tahun 1994. Hal itu bersamaan dengan dibukanya indonet sebagai internet service provider di Jakarta. Setelah itu penggunaan internet sebagai medium dakwah semakin berkembang, seperti: facebook, twitter, youtube, instagram, blogger. Media tersebut dapat menyiarkan secara langsung aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dan memudahkan masyarakat berinteraksi dan memberikan feedback terhadap pesan yang diterima (Zaini, 2013).

Kelebihan internet sebagai media komunikasi dakwah sangatlah beragam. Pertama, internet mampu menembus batas ruang dan waktu dalam sekejap, diiringi dengan biaya dan energi yang relatif terjangkau. Kedua, jumlah pengguna internet yang meningkat pesat setiap tahunnya berimplikasi positif terhadap banyaknya orang yang terpapar dengan visi dakwah. Ketiga, para pakar dan ulama yang terlibat dalam media dakwah melalui internet dapat menjaga konsistensi dalam menanggapi berbagai wacana dan peristiwa yang memerlukan penentuan status hukum syar’i. Keempat, dakwah melalui internet semakin diminati masyarakat karena mereka memiliki kebebasan untuk memilih materi dakwah sesuai dengan minat mereka. Terakhir, variasi dalam cara penyampaian materi memungkinkan dakwah Islamiyah menjangkau segmen yang lebih luas (Saiful, 2010).

Salah satu kelebihan dakwah melalui internet adalah variasinya yang lebih kaya. Kehadiran teknologi memungkinkan kita untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah dalam berbagai cara. Selain tulisan, materi dakwah dapat disajikan dalam bentuk gambar, audio, e-book, atau video, sehingga objek dakwah dapat memilih media yang paling sesuai dengan preferensi mereka. Dengan menggunakan internet, objek dakwah tidak perlu datang langsung kepada narasumber atau membeli buku untuk mendapatkan jawaban atas masalah yang dihadapi. Hal ini tentu saja lebih efisien baik dari segi biaya maupun tenaga dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan (Pardianto, 2013).

SebelumnyaKonsep Bisnis Syariah
Kantor Urusan Agama Setiabudi
Jl. Setiabudi Barat No. 8K, Setiabudi, Jakarta Selatan